Long Short Story, Jam 9 Pagi, Kanya, Bebi dan Yuan telah sampai di rumah Mami Sonya. Jujur, Yuan sebetulnya memperlakukan kedua orang tuanya sangat amat baik, segala kebutuhan mereka tercukupi dan memastikan mereka nggak bekerja terlalu berat. Tapi yang namanya orang tua yang tinggal menghabiskan masa tuanya dengan damai dan tenang, tentu akan merasa bosan.
Jadi kehadiran Bebi atau cucu lainnya sangat amat membantu Mami dan Papi Yuan untuk memenuhi rasa jenuhnya.
Setelah berpamitan, Yuan pergi bekerja dan hanya menurunkan Kanya dengan Bebi.
Bebi disambut sangat hangat, begitupun Kanya.
Ini kali pertamanya Kanya berdiam untuk waktu yang lumayan panjang di rumah orang tua Yuan.
Canggung? Tentu!
Kanya melakukan hal terbaik yang dia bisa untuk tetap terlihat sopan.
Tapi Mami yang pintar membangun suasana menjadi lebih ramai, terus menanya-nanyai tentang Kanya lebih dalam.
Saat Bebi tidur siang, Kanya diam-diam memperhatikan siap sudut rumah Mami. Banyak foto yang Kanya sambut oleh kedua matanya. Contohnya, foto-foto keluarga Yuan.
Foto pernikahan kakak pertama Yuan, Kak Yuda.
Foto pernikahan kakak kedua Yuan, kak Shani.
Yang Kanya bingung, foto pernikahan Yuan nggak ada satupun yang Maminya pajang.
Kanya penasaran, tapi Kanya nggak berani tanya. Nggak tau harus percaya teori yang mana, teori netizen kalau mantan istri Yuan udah meninggal, atau teori Mba Diah kalau Yuan belum pernah nikah.
“Kanya, kayanya Bebi hari ini tidur disini ya? Shani bilang katanya besok mau ke kebun binatang.” kata Mami. Kanya yang bingung harus bilang apa, dia jawab.
“Oh gitu, kalau Kanya sih gapapa, tapi paling Kanya bilang pak Yuan dulu.”
“Ah, Yuan mah pasti izinin.”